islam di Jepang
Travel Knowledgebase

Islam di Jepang: Sejarah Pertama Kali dan Fakta Menarik Seputar Muslim

Jepang, siapa yang tidak mengenal negara yang satu ini? Negeri yang terkenal dengan ragam budayanya ternyata memiliki jumlah penduduk muslim yang lumayan. Islam di Jepang dapat terbilang sangat cepat lajut pertumbuhannya.

Negeri ini sebenarnya mayoritas penduduknya adalah penganut agama shinto. Sekitar 80% dari total penduduk menganut agama tersebut.

Agama ini memuja dewa-dewa shinto seperti dewa bumi dan dewa langit (dewa surgawi), yang paling tinggi kuasanya adalah Dewi Matahari atau yang dikenal dengan Amaterasu Omikami.

Baca Juga: Islam di Spanyol

White Mask Behind Man's Head

sumber: pexels

Pertama Kali Islam Masuk ke Jepang

Diketahui berdasarkan catatan sejarah, Islam masuk ke negeri sakura pada tahun 1877. Pada tahun tersebut juga kisah Nabi Muhammad SAW diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang sehingga bisa dibaca oleh masyarakat di sana.

Pada tahun 1890, Turki Ustmaniyah mengirimkan utusan ke Jepang untuk menjalin hubungan diplomatik. Tujuan hubungan diplomatik tersebut tidak lain adalah sarana mendakwahkan Islam ke masyarakat di Jepang.

Mereka memperkenalkan orang muslim ke masyarakat Jepang. Terjalinlah hubungan antar keduanya.

Baca Juga: Islam di Amerika

islam di jepang

sumber: pexels

Kondisi Muslim saat ini di Jepang

Kabar baik buat seluruh umat Islam di seluruh dunia. Pertumbuhan pemeluk agama Islam di Jepang ternyata sangatlah cepat bahkan mencapai 10 kali lipat.

Hal tersebut disampaikan oleh Tanada Hirofumi dari Universitas Waseda. Berdasarkan pemaparannya, data statistik penganut agama Islam pada tahun 2010 mencapai 110 ribu jiwa.

10 tahun kemudian tepatnya pada tahun 2019 jumlah pemeluk agama Islam bertambah menjadi 230 ribu jiwa. Jumlah proporsi terbanyak memang dipegang oleh para imigran.

Tetapi ada juga masyarakat Jepang yang akhirnya memeluk Islam. Berdasarkan data, jumlah masyarakat Jepang yang akhirnya memutuskan memeluk agama Islam berjumlah 50 ribu jiwa.

Muslim di sana terbagi menjadi dua karakter yaitu pertama, karakter orang yang taat terhadap perintah agamanya dan kedua, yang memiliki karakter liberal.

Baca Juga: Islam di Eropa

Faktor Pertumbuhan Muslim yang Cepat

Meskipun dahulu muslim tidak disukai oleh masyarakat Jepang, lama kelamaan pemahaman agama ini mulai diterima di negeri ini.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan muslim menjadi lebih cepat.

Pertama, lebih kurang setengah muslim yang menetap di Jepang telah menikah. Hal ini tentunya akan mempercepat dan memperbanyak keturunan yang beragama Islam di Jepang.

Jepang memang terkenal dengan karakter orangnya yang memilih untuk tidak menikah sehingga sulit bagi mereka untuk memperbanyak keturunan. Tetapi pemahaman dalam agama Islam menikah merupakan ibadah. Maka pernikahan adalah hal yang lumrah untuk umat Islam.

Kedua, pertumbuhan ekonomi. Alasan berikutnya kenapa pertumbuhan Islam sangat cepat di negeri ini karena peningkatan ekonomi atas hadirnya kelompok muslim imigran. Mereka yang berasal dari Iran, Indonesia, Pakistan, dan Bangladesh menjadi pekerja di Jepang dan membantu mendorong roda perekonomian Jepang.

Ketiganya, peningkatan jumlah masjid.  Alasan lain yang membuat penduduk muslim tumbuh cepat adalah adanya peningkatan jumlah masjid.

Hadirnya masjid menjadi sarana bagi siapapun untuk belajar agama Islam termasuk non muslim. Dari masjid muncul komunitas muslim yang siap untuk mendakwahkan Islam secara ma’ruf kepada mereka yang membutuhkan dakwah Islam,

Keempat, Islamophobia. Loh kenapa Islamopobhia meningkatkan pertumbuhan umat Islam? Bukannya jadi takut? Yap harusnya demikian tetapi kenyataannya tidak. Adanya isu-isu negatif tentang Islam yang menyebabkan munculnya islamopobhia ternyata membuka rasa penasaran masyarakat Jepang terhadap Islam.

Akhirnya mereka mencari tahu tentang agama rahmatan lil alamiin ini. Banyak dari mereka yang akhirnya memutuskan masuk Islam karena mengetahui kebenaran ajaran ini.

Penutup

Demikian penjelasan tentang Islam di Jepang beserta fakta-fakta menarik di dalamnya. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan sejarahmu khususnya di dunia keislaman.

Bila kamu tertarik dengan artikel sejenis ini maka kamu bisa pantau terus artikel yang terdapat di blog Patratour.

 

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *